Melempar 2 Burung dengan 1 Batu


sepertinya ada skenario politik melempar 2 burung dengan dengan 1 batu,
jika ke-2 burung itu tidak bisa diselamatkan, maka pilih #saveKPK untuk selamtkan Indonesia

cakmamed23012015

Advertisements

Politik – Pemilu pilKB


kawan ato lawan tak ada yang abadi
musuh dan teman tercipta karna kondisi-kongsi
ada kesepakatan nilai …maka semua bisa jadi..
lah trus apa yg abadi?
seribu kali dibunuh …seribu kali hidup kembali ..
Itulah dunia politik ‪#‎welcomeToTheJungle‬

Sajak Seorang Tua Untuk IsterinyaOleh : W.S. Rendra


Aku tulis sajak iniuntuk menghibur hatimuSementara kau kenangkan encokmukenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilangDan juga masa depan kitayang hampir rampungdan dengan lega akan kita lunaskan.

Kita tidaklah sendiridan terasing dengan nasib kitaKerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.Suka duka kita bukanlah istimewakerna setiap orang mengalaminya.

Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduhHidup adalah untuk mengolah hidupbekerja membalik tanahmemasuki rahasia langit dan samodra,serta mencipta dan mengukir dunia.Kita menyandang tugas,kerna tugas adalah tugas.Bukannya demi sorga atau neraka.Tetapi demi kehormatan seorang manusia.

Kerna sesungguhnyalah kita bukan debumeski kita telah reyot, tua renta dan kelabu.Kita adalah kepribadiandan harga kita adalah kehormatan kita.Tolehlah lagi ke belakangke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.

Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna.Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita.Sembilan puluh tahun yang selalu bangkitmelewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda.Dan kenangkanlah pulabagaimana kita dahulu tersenyum senantiasamenghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.

Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara.Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok.Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap.Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama,nasib, dan kehidupan.

Lihatlah! Sembilan puluh tahun penuh warnaKenangkanlah bahwa kita telah selalu menolak menjadi koma.Kita menjadi goyah dan bongkokkerna usia nampaknya lebih kuat dari kitatetapi bukan kerna kita telah terkalahkan.

Aku tulis sajak iniuntuk menghibur hatimuSementara kaukenangkan encokmukenangkanlah pulabahwa kita ditantang seratus dewa.

Penggalan Sajak Cinta WS Rendra


mencintai kamu adalah bahagia dan sedih.

Bahagia karena mempunyai kamu di dalam kalbuku,

dan sedih karena kita sering berpisah.

Ketegangan menjadi pupuk cinta kita.

Tetapi bukankah kehidupan sendiri adalah bahagia dan sedih ?

Bahagia karena napas mengalir dan jantung berdetak.

Sedih karena pikiran diliputi bayang-bayang.

Adapun harapan adalah penghayatan akan ketegangan.