Dalam membangun suatu sistem yang terintregasi, pilihan model arsitektur aplikasi menjadi sangat penting.
Hal ini berkaitan dengan beberapa faktor penentu pengembangan suatu sistem,diantaranya :
1. Produktifitas
Membangun suatu sistem, mulai dari Perencanaan awal konsep dibuat, membuat fungsi atau service yang bersumber dari bisnis proses operasional,
kegiatan testing modul aplikasi.
Sampai di-releasenya sistem tersebut, menjadikan satuan waktu (Jam, Hari, minggu, bulan atau tahun) sebagai indikator berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun sistem tersebut. Pilihan Arsitektur yang tepat akan mempermudah dan mempercepat proses pembuatan modul-modul penunjang sistem yang terpadu.
2. Fleksibelitas
Arsitektur (yang melibatkan beberapa komponen) secara ideal jika terjadi proses perubahan di satu bagian tidak berpengaruh di bagian yang lain. Keuntungan ini memungkinkan Developer bekerja secara serentak/paralel dalam membangun komponen/lapisan dari suatu sistem.
3. Skalabilitas
Berkenaan dengan peningkatan kebutuhan dari user sebagai dampak dari berkembangnya kegiatan di sisi operasional.
Sistem yang baik dapat tumbuh dengan penambahan layanan, jumlah klien dan penambahan resource sebagai bagian Arsitektur aplikasi.
4. Reuseable
Fungsi dan procedure sebagai komponen pembentuk layanan, dalam konsep pengembangan sistem kedepannya dapat digunakan kembali.
(More …)
Posting yg menambah wawasan saya
terimakasih
salam kenal
ahmad subhan
stmik nuri
cipulir